Peninjauan Bangkai Babi Bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung

  • 27 Februari 2020
  • Dibaca: 63 Pengunjung
Peninjauan Bangkai Babi Bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung

Rabu 26 Februari 2020 Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung, Perangkat Desa, BPD dan Babinsa beserta Bhabinkamtibmas telah melakukan peninjauan penemuan bangkai babi di sungai yang meresahkan masyarakat.

Kasus kematian ribuan ekor babi akibat diserang virus menimbulkan masalah baru. Selain melakukan penguburan ternak babi yang mati tersebut. Tidak sedikit di antara peternak yang membuangnya ke sungai. Akibatnya, masyarakat resah karena mencium aroma tidak sedap dari bangkai babi yang sudah membusuk.

Namun, keberadaan bangkai dalam jumlah besar bisa dipastikan akan memberikan masalah kesehatan lain. Kemungkinan akan ada mata rantai penyakit yang akan menyerang masyarakat melalui hewan amfibi seperti katak dll. Karena mereka juga ke darat, maka penyebarannya semakin cepat. Selain itu, lalat juga akan menjadi salah satu hewan yang menyebarkan berbagai penyakit jika sebelumnya sudah hinggap di bangkai babi. Pembuangan bangkai babi itu bisa menimbulkan konflik di masyarakat. Terlebih jika airnya digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Ini tidak menutup kemungkinan juga akan ada dampak kesehatan lainnya.

Untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan desa dan mengurangi penyebaran penyakit yang di sebabkan oleh bangkai hewan maka pemerintah desa menghimbau kepada masyarakat dan warga agar jangan membuang bangkai hewan ke aliran sungai atau got.

  • 27 Februari 2020
  • Dibaca: 63 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita